mana yang biasa kita lakukan bila menemui pilihan tersebut ?, mau makan lebih dulu atau sholat lebih dulu ?. pilihan diatas sangat menjebak dan setiap masing masing individu tentu memiliki pilihan yang berbeda beda dengan alasan tersendiri.
salah satunya jawaban tentu ada yang mendahulukan makan, lho kok bisa gitu ?. iya karena alasannya gak afdol bila kita sedang mengerjakan sholat dan memikirkan makan. kita sholat kan menghadap Allah, padahal kita sedang menghadap Allah tapi hati kita mikirin makan, abis sholat saya makan apa yaa, istriku sedang masak apa yaa, pasti enak kalo makan sate pake bumbu kecap ditambahin bawang merah dan minumnya yang dingin dingin, dsb. tujuannya bila perut kita kenyang insya Allah kita bisa beribadah atau sholat dengan khusuk. ini alasan yang biasa diberikan oleh individu yang membenarkan makan terlebih dahulu. dan alibi ini ada benarnya juga bila dinalar oleh logika kita.
jawaban yang lain tentu memilih sholat terlebih dahulu, alasannya lebih simpel dan jelas, karena menghadap Allah Sang Pencipta lebih utama dari pada makan. ayat dibawah juga menjelaskan bahwa hubungan sholat dan kiamat, bagaimana bila kita sedang sholat kemudian datang kiamat dibandingkan saat kita sedang makan kemudian datang kiamat, sedangkan kita masih belum sempat menjalankan ibadah sholat.
jawabannya pasti tidak jauh dengan ayam dan telur, mana yang lebih dalu ada ? ayam atau telur ?. ayam pasti bertelur dan menetas, berarti ayam berasal dari telur, jadi mana yang duluan ?. kenapa ayam dan telur yang selalu dipersoalkan, kenapa tidak ditanyakan siapa yang menciptakan ?. itu semua karena kuasa Allah SWT. Allah menciptakan Adam tanpa harus melalui proses persalinan, Hawa pun demikian diciptakan dari tulang rusuk Adam. Adam dan Hawa tidak dilahirkan secara normal dan logika manusia.
kembali ke masalah sholat dan makan, hal itu tergantung bagaimana seseorang menilai atau meletakkan tingkat keimanannya. bila kita masih mendahulukan makanan, berarti tingkat keimanan kita masih tidak jauh dengan urusan perut. berbeda halnya bila kita mendahulukan sholat, tentunya kita sudah memiliki kesadaran akan arti hidup didunia ini, posisi kita dihadapan Allah, kewajiban yang lebih utama dari sekedar urusan dunia, menempatkan keimanan kita lebih tinggi dari hanya sekedar urusan perut. kita tunggu 20-30 menit untuk beribadah, insya allah perut kita tidak akan menjerit, pikiran tenang, tidak ada tanggungan, makan menjadi lebih nikmat.
Posted August 6, 2010 by Mutiara in Leadership Islam, Tarbiyah Islam, Kedokteran Islam
Sumber : http://www.lailahaillallah.com/Jilbab_Bening/blog/pilih-sholat-dulu-atau-makan/
Tambahan :
Rasulullah SAW mengajarkan tentang waktu-waktu shalat sebagaimana hadits berikut :
Dari Abdillah bin Amr bahwasannya Nabi SAW, telah bersabda, “Waktu Dzuhur, apabila tergelincir matahari, dan adalah bayangan seseorang sepanjang (badan)-nya, selama belum hadir waktu Ashar. Dan waktu Ashar, selama belum kuning matahari. Dan waktu shalat Magrib, selama belum hilang tanda merah. Dan waktu shalat Isya hingga setengah malam yang pertengahan. Waktu shalat Subuh dari terbit fajar, selama belum terbit matahari. (HR. Muslim-Kitab Bulugul Maram, Ibnu Hajar Al-Asqalani)
Namun, Rasulullah SAW juga telah memberikan tuntunan waktu shalat. Jika tidak ada udzur, maka diutamakan shalat pada awal waktu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
Dari Ibnu Masud ra ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Amal yang paling utama adalah shalat di awal waktu (HR. Tirmidzi dan Hakim-Kitab Bulugul Maram, Ibnu Hajar Al-Asqalani)
Kendati demikian, telah ditunjukan tentang batasan waktu dalam shalat 5 waktu. Akan tetapi, Allah SWT telah mewanti-wanti kepada kita bahwa orang yang melalaikan atau sengaja mengakhir-akhirkan dalam shalat tanpa ada udzur (halangan), maka terancam dengan neraka Wail. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ma'un ayat 4 dan 5 berikut :
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya
sebuah renungann dari tiara dewanti cullen ^_^
No comments:
Post a Comment
would u share ur opinion 'bout this??